Habib Luthfi bin Yahya: Nasionalisme Jauh Lebih Hebat dari Senjata Nuklir

Ditegaskan, boleh saja baju berbeda pilihan berbeda tapi tidak ada Indonesia beda karena akan tetap satu. “Partai boleh beda hanya dan biasa bubar, tapi Indonesia tidak boleh bubar,” tegasnya.
Pesan selanjutnya, dalam membangun Indonesia menurut Habib Luthfi, harus cinta tanah air karena Indonesia tumpah darah seluruh warganya, akan tetapi harus diingat bangunlah jiwanya terlebih dahulu. “Untuk fisik itu urusan ulama fiqih, bangunan jiwa khusus thoriqoh,”terangnya.
“Pertanyaanya berapa kali membasuh wajah artinya berwudlu, kalau 15 kali sehari dikali sebulan 450 kali, tapi apakah karenanya kita menjadi tawadlu atau sebaliknya, intinya saling mencintai sesama adalah kuncinya beragama dan kunci berbangsanya adalah tetap kokohkan barisan untuk NKRI yang harga mati,” pungkasnya.
Post a Comment