BEDA DONG JIHAD AFGHANISTAN DENGAN JIHAD JIHADAN DI INDONESIA

 BISMILLAHIRRAHMANNIRAHIM..

Masih ingat perang Afghanistan..Lain teriakan JIHAD di afghanistan, dengan teriakan JIHAD JIHAD-an abal abal di Indonesia..di sana adalah murni tulus, Indonesia dengan berbalut gamis dan sorban sebagai pion pion nya adalah demi AMBISI DAN KEPENTINGAN PRIBADI..ingat bung INDONESIA ADALAH NEGERI JUTAAN WALI....sehebat apapun kalian bergerak gak akan bisa..nusantara terlindung do'a..lucu JIHAD JIHAD GANYANG PKI....beuh...kasihan...
 

..Keajaiban Allah SWT di Afghanistan..
Berbagai peristiwa menakjubkan yang terjadi pada zaman sahabat dan tabi"in, ternyata juga dialami para mujahidin beratus tahun setelahnya. Lahan jihad Afghanistan menyisakan berbagai kisah nyata pertolongan Allah terhadap kaum mujahidin dalam mengusir pasukan Tentara Merah Uni Soviet dari sana. Dr. Abdullah Azzam, salah satu panglima mujahidin Afghanistan yang terkenal, telah merangkum dalam sebuah berjudul "Ayatur Rahman fi Jihadil Afghan" (Tanda-tanda Kekuasaan Allah dalam Jihad Afghanistan) tentang keajaiban-keajaiban yang terjadi selama perang.
Misalnya, seorang anak usia 3 tahun, di malam hari dengan gagah berani membawa korek api menuju tank Soviet. Sang komandan bingung dan bertanya apa maksud bocah tersebut. Bawahannya dengan tergopoh-gopoh memberi tahu bahwa balita itu bertekad membakar tank-tank musuh yang masuk ke desanya!
Seorang wanita, dalam kesempatan lain, ada di depan mesjid yang di dalamnya terdapat pejuang muslim yang tengah dikepung tank-tank musuh. Si wanita berdoa, "Ya Allah, jika Engkau akan memberikan kekalahan pada para mujahidin yang ada di dalam sana, maka jadikanlah diriku sebagai tumbal untuk menyelamatkan mereka..." Padahal, dua hari lagi wanita itu akan melangsungkan pernikahannya. Benar saja, wanita itu tewas diberondong peluru tentara musuh dan para mujahidin bisa menyelamatkan diri.
Ada pula kisah pasukan Mujahidin yang hanya 40 personel membuat kalang kabut sepasukan besar Rusia. Dengan bermodalkan senjata sederhana dengan pinggang dililit kain kafan putih, mereka berteriak, ''Allahu Akbar!'' dan menerjang barisan musuh. Anehnya, pasukan Soviet itu lari tunggang langgang. Prajurit Rusia yang tertangkap mengaku, mereka kabur karena tiba-tiba melihat pasukan Mujahidin berjejal memenuhi bukit. Seruan ''Allahu Akbar'' terdengar membahana bak letusan ribuan senjata menggetarkan bumi.
Di daerah Syathura, mujahidin yang cuma berkekuatan 25 orang digempur musuh yang berjumlah 2000 orang. Pertempuran sengit terjadi selama empat jam, dengan kemenangan di pihak mujahidin. Musuh yang tewas sebanyak 80 orang dan 26 tertawan. Tawanan Soviet itu mengaku bahwa pasukan mujahidin dengan senapan mesin buatan Amerika menghujani mereka dari empat penjuru mata angin. Padahal, 25 orang pejuang tadi hanya menggnakan senapan sederhana dan hanya menyerang dari satu arah.
Dalam Majalah GATRA tahun 2001, Ustad Ja'far Umar Thalib, Panglima Laskar Jihad, dan pernah berjuang di sana, bercerita dalam suatu kesempatan Mujahidin terkepung di sebuah lembah. Dua helikopter besar ada di atas dan siap melontarkan bomnya. Sementara para mujahid hanya punya sisa satu bazoka. Allahu Akbar, satu bazoka itu menghancurkan sebuah heli yang, anehnya, kemudian menimpa heli lainnya.
Pasukan Beruang Merah juga takluk oleh cuaca. Psaukan mujahidin pimpinan Ahmad Syah Mas'ud (yang bergelar Singa Lembah Panshir) pernah dikepung tentara Soviet di wilayah Panshir. Mereka dipaksa bertahan di dalam gua. Sebulan kemudian, yang terjadi justru tentara Rusia mati bergelimpangan karena kedinginan.

ALLAHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINA WA MAULANA MUHAMMAD WAALA ALIHI WASHOHBIHI WASALLIM..
Diberdayakan oleh Blogger.