Akhir pekan yang sibuk di hotel mewah nan eksklusif Grove Hotel, lokasi favorit para pemain sepakbola Inggris dan pasangannya yang bling-bling, bertabur simbol kemewahan.
Pada hari itu, lebih dari 100 orang terkuat di muka Bumi berdatangan ke bangunan bekas istana di dekat London itu. Menggelar pertemuan rahasia tahunan -- yang menguatkan status legendaris kelompok mereka di mata para demonstran anti-kapitalis dan para penganut teori konspirasi.
Bukan orang sembarangan yang punya akses ke pertemuan itu. Ada dalam daftar tamu adalah Direktur Eksekutif Google Eric Schmidt, CEO Amazon Jeff Bezos, pimpinan IMF Christine Lagarde, dan mantan Menlu AS Henry Kissinger. Perdana Menteri Inggris David Cameron juga ada di sana
Pertemuan itu dilakukan selama empat hari dan dihadiri 130 elite
politik dan tokoh senior keuangan hingga media.
Dalam pertemuan
itu, dilaporkan turut hadir para tamu dari Amerika Serikat (AS) meliputi
menantu sekaligus penasihat Presiden Donald Trump, Jared Kushner.
Kemudian, ada CEO Microsoft Satya Nadella, mantan pimpinan eksekutif
Google Eric Schmidt, pendiri Paypal Peter Thiel, dan mantan Menteri Luar
Negeri AS Henry Alfred Kissinger.
Juga ada Kepala British Treasury George Osborne, Direktur Utama Goldman Sachs Peter Sutherland, dan Thomas Enders, CEO perusahaan kedirgantaraan EADS.
Bilderberg Group -- nama kelompok itu, didirikan tahun 1954 untuk mendukung kerja sama bidang ekonomi dan militer antara Eropa dan Amerika Utara di masa Perang Dingin.
Namanya diambil dari lokasi pertemuan pertama mereka, Bilderberg Hotel di Oosterbeek, Belanda, forum tersebut beranggotakan orang-orang ternama, politisi, pemikir, dan pemimpin bisnis terkemuka dunia yang bertemu tiap tahun di sejumlah lokasi di Eropa dan Amerika Utara. Semuanya terpencil dan jauh dari keramaian.
Apa yang sebenarnya dibicarakan di sana, tak ada yang tahu. Tak ada media yang boleh mengakses pertemuan itu. Publik yang ingin mendekat tak mampu menembus barikade pengamanan dengan operasi keamanan yang berskala luas.
"Tak ada agenda detil, tak ada resolusi yang diusulkan, tak ada penilaian yang dilakukan, tak ada pemungutan suara, dan tak ada kebijakan yang dikeluarkan," demikian pernyataan kelompok tersebut, menepis imej "rahasia" kelompoknya, seperti dimuat News.com.au.
Selangkah lebih maju, kelompok ini sekarang punya situs di dunia maya, yang di antaranya berisi daftar tamu dan topik penting yang akan didiskusikan. Termasuk, ekonomi, kebijakan luar negeri AS. Juga, "perang siber, ancaman proliferasi, dan tren penting dalam penelitian medis."
Didemo
Publikasi detil soal pertemuan sengaja dirahasiakan, agar para demonstran -- yang mengira ada bayang-bayang kepentingan para elite global dalam pertemuan rahasia -- tak lantas merasa "panas".
Apalagi, prasangka sudah sedemikian kuat. "Sebanyak 130 pemimpin dunia datang dari penjuru Barat berkumpul, banyak di antaranya para triiliuner, mereka orang-orang paling kaya dan sangat kuat," kata Michael Meacher, pengacara Partai Buruh Inggris.
"Dan ketika mereka semua berkumpul, tentu bukan hanya untuk ngobrol tentang masalah terkini, tapi untuk mengendalikan masa depan kapitalisme di Barat."
Lainnya, menempatkan Bilderberg Group, dalam posisi jantung jaringan konspirasi dunia. Para pengunjuk rasa berkumpul di Watford, termasuk pembawa acara radio Alex Jones dan mantan pemain bola, David Icke -- yang yakin dunia dikendalikan oleh keturunan reptil dalam bentuk manusia.
Ada lagi Wayne Fontana (67), jauh-jauh terbang dari Costa Brava, Spanyol. Penyanyi itu menuding Bilderberg Group sedang merancang apa akan yang bakal terjadi di Bumi 365 hari mendatang, sejumlah urusan besar, dan bahkan "cuci otak".
"Perang dengan Iran, itu hanya soal waktu. Saat permainan berakhir mereka akan memegang dominasi dunia dan penurunan populasi 90 persen," katanya.
"Lalu, nilai euro melemah, diikuti dolar. Kemudian mereka akan berkata, 'pakai kartu plastik' (kartu kredit). Kemudian mereka akan menempatkan chip di belakang leher kita. Jika Anda tidak melakukan apa yang mereka perintahkan, mereka akan mematikan chip, dan Anda akan mati kelaparan."
Para demonstran bahkan menggelar festival dan demo di luar hotel, hingga konferensi berakhir Minggu (9/6/2013) waktu setempat.
Namun, juru bicara Bilderberg bersikukuh, tak ada rahasia yang patut ditanggapi sinis dalam pertemuan itu.
"Kami mengungkapkan tanggal pertemuan, lokasi, para partisipan, dan topik utama," kata Xander Heijnen. "Ada banyak pertemuan lain yang bahkan tak membeberkan informasi semacam itu."
Namun, pertemuan itu menimbulkan tanda tanya besar, apakah organisasi rahasia itu sekadar membuka kesempatan bagi kalangan elite dunia untuk berdiplomasi atau justru berencana menyusun konspirasi dunia.
Para penganut teori konspirasi menuduh Bilderberg melakukan kejahatan dunia. Mulai dari menciptakan krisis keuangan hingga menyusun rencana menghancurkan dan menguasai 80 persen dunia.
Selain itu, Bilderberg Group punya sejarah panjang dan misterius. Pertemuan pertama kelompok rahasia itu diadakan pada 1954. Tujuannya adalah memperkuat AS dan Eropa demi mencegah konflik global setelah Perang Dunia II. Metode kerja mereka sangat rahasia. Tidak satu pun awak media diundang. Tidak ada siaran pers yang dikirim.
Seorang Bill Clinton juga pernah dikabarkan hadir pada pertemuan kelompok tersebut pada 1991. Bahkan, sebelum dirinya memenangkan Partai Demokrat pada Pilpres 1992 dan terpilih jadi Presiden.
Selang dua tahun berikutnya, Tony Blair berhadir pada 1993. Setahun setelah pertemuan itu, dia menjadi pemimpin Partai Buruh setelah John Smith meninggal. Kemudian, naik sebagai Perdana Menteri Inggris tiga tahun setelahnya.
Namun, sejumlah pengamat mengatakan bahwa klub Bilderberg tidak sejahat kelihatannya. Mereka berpendapat bahwa klub itu hanya menggelar sebuah perjamuan makan yang diadakan sesekali untuk orang-orang kaya dan berkuasa.
Sementara itu, Profesor Andres Kakabadse, kopengarang buku 'Bilderberg People" menuturkan bahwa grup rahasia itu memegang kekuatan nyata jauh melebihi Forum Ekonomi Dunia yang rutin diadakan di Davos, Swiss.
Kakabadse menjelaskan agenda kelompok ini adalah untuk menyatukan para elit politik di kanan dan kiri, membiarkan kedua kubu itu berbaur dalam lingkungan santai dan mewah dengan para pemimpin bisnis. Kemudian, mereka membicarakan ide-ide brilian untuk dunia.
Dia juga memaparkan setiap pertemuan yang digelar Bilderberg akan ada tema yang diusung. Perbincangan dalam pertemuan itu pun tak jauh dari keinginan mewujudkan Pemerintahan Dunia dalam cetakan pasar bebas kapitalisme Barat.
Di
dunia yang kita tinggali saat ini ada banyak rahasia dan konspirasi
yang terjadi. Mungkin kita tak menyadarinya atau kurang peduli tapi
faktanya ternyata ada banyak kelompok dan orang berpengaruh yang
berusaha mengendalikan dunia. Salah satunya adalah Bilderberg Group.
Kelompok apakah Bilderberg ini? Siapa saja anggotanya? Apa yang mereka
lakukan? Hm, pastinya ada banyak pertanyaan terkait kelompok yang satu
ini.
Kali ini kita akan bahas satu per satu soal Bilderberg yang merupakan
kelompok elit paling berpengaruh di dunia. Dari sejumlah investigasi
dan pemaparan fakta, diketahui kalau kelompok ini memang dan masih eksis
sampai saat ini. Pengaruh mereka yang paling besar ada pada dunia
bisnis dan usaha keuangan secara global. Tak hanya itu saja, kelompok
ini juga ikut melibatkan diri di dunia politik. Keputusan soal apakah
suatu bangsa bakal terlibat perang atau tetap hidup damai juga dibahas.
Mata uang berbagai bangsa di dunia pun di bawah kendalinya. Wah, agak
ngeri ya. Tapi ada banyak fakta menarik terkait Bilderbeg ini,
selengkapnya yuk ikuti artikelnya di bawah ini.
Pertemuan Pertama Bilderberg Group Terjadi Pada Tahun 1954
Kelompok Bilderberg pertama kali melakukan pertemuan pada tanggal 29
sampai 31 Mei 1954. Yang hadir saat itu adalah sejumlah orang yang
memiliki pengaruh besar dan kuat di dunia. Di mana pertemuan ini
terjadi? Pertemuan ini dilangsungkan di Oosterbeek, Belanda. Perintis
pertemuan ini ada beberapa orang. Salah satunya adalah Jozef Retinger,
seorang politikus yang terasingkan dan punya kekhawatiran soal
pertumbuhan anti-Amerikanisme di wilayah Eropa Barat. Ada sejumlah tokoh
berpengaruh yang didekati oleh Retinger, antara lain Pangeran Bernhard
dari Belanda, Perdana Menteri Belgia Paul Van Zeeland, dan pimpinan
Unilever Paul Rijkens. Hotel tempat berlangsung pertemuan pertama Bilderberg [Image Source]Topik
yang dibahas adalah soal perdebatan mengenai masa depan dunia. Ada
usulan soal penyelenggaraan konferensi internasional di mana yang
dilibatkan adalah negara-negara dari Benua Eropa dan juga Amerika
Serikat. Tujuan dari usulan ini adalah untuk mempromosikan Atlantisisme
juga terkait membangun pemahaman yang lebih baik lagi antara budaya
Eropa dan Amerika Serikat. Dengan begitu, diharapkan kerja sama di
bidang politik, ekonomi, serta pertahanan bisa terjalin dengan baik.
Dari pertemuan pertama tersebut, dibentuk kesepakatan untuk mengadakan
pertemuan tahunan yang harus dirahasiakan dengan sebaik-baiknya.
Orang-Orang yang Terlibat dalam Bilderberg Punya Pengaruh Besar di Dunia
Bilderberg Group bisa dibilang sebagai kelompok yang berusaha
mengendalikan dunia dengan cara dan metode mereka sendiri. Orang-orang
yang terlibat di dalamnya merupakan orang-orang yang memiliki pengaruh
besar di dunia. Ada juga sumber yang menyebutkan kalau sejumlah dinas
intelejen rahasia dunia juga dikepalai oleh anggota dari Bilderberg
Group ini. Dengan kata lain, jelas orang-orang yang terlibat di
Bilderberg punya pengaruh yang besar di dunia juga bisa mengakses
database negara-negara maju yang ada di dunia. Orang-orang berpengaruh tergabung dalam bilderberg [Image Source]Orang-orang
yang terlibat dalam pertemuan pertama tak menyebut diri mereka sebagai
anggota, melainkan langsung mengacu pada Bilderberg Group itu sendiri.
Yang terlibat ada yang berasal dari Amerika Serikat, Kanada, dan
bangsa-bangsa dari Eropa Barat. Sosok-sosok seperti Ben Bernanke, Larry
Summers, Tim Geithner, Lloyd Blankfein, George Soros, Donald Rumsfeld,
David Rockefeller, Henry Kissinger, Bill Clinton, Gordon Brown, Angela
Merkel, Alan Greenspan, dan Rupert Murdoch disebutkan merupakan orang
yang terlibat di Bilderberg. Orang-orang yang punya pengaruh besar di
dunia seperti pemimpin bangsa, anggota Kongres, anggota Parlemen
Inggris, petinggi NATO, para bangsawan Eropa, senator terkemuka, dan
raja media juga termasuk dalam keanggotaan Bilderberg.
Bilderberg Punya Cara Sendiri dalam Mengendalikan Dunia
Layaknya kelompok rahasia lainnya, Bilderberg memiliki caranya
sendiri dalam mengendalikan dunia. Menciptakan dunia batas adalah tujuan
mereka. Apa artinya? Jadi mereka berusaha untuk menghancurkan
individual bangsa yang berdaulat dengan New World Order, pemerintah
global terpusat yang sangatlah kuat. Mereka mencoba menguasai dunia
melalui pemanfaatan kebijakan, bidang ekonomi, dan manuver strategis.
Salah satu ambisinya adalah memiliki kendali utama atas semua kebijakan
asing dan kebijakan domestik. Bilderberg punya agenda sendiri [Image Source]Salah
satu bagian sentral dari rencana Bilderberg adalah penciptaan NATO.
Bilderberg juga punya rencana untuk mendapatkan semua hal yang berharga
di dunia ini demi bisa memiliki kekayaan serta kekuasaan tak terkira.
Mereka juga berupaya untuk mendominasi dunia militer. Yang tak kalah
mengerikannya adalah mereka juga berupaya mengendalikan mata uang dunia.
Suatu bangsa pastinya akan tunduk pada pihak elit pengendali yang bisa
memberi jaminan dan kontrol atas pasokan uang. Penghancuran ekonomi
dunia pun masuk dalam agenda rencana dengan tujuan mengembalikan jumlah
penduduk ke angka yang sama seperti sebelum muncul revolusi industri.
Mata Uang Euro Dibuat Oleh Kelompok Bilderberger
Mata uang Euro digagas dan dibuat oleh Maurice Strong, ia dulunya pernah menjadi Sekjen PBB periode 1972. Dan penggagas konferensi lingkungan hidup pada tahun 1992 di Rio de Janeiro.
Ia adalah serigala berbulu domba, yang mengatasnamakan lingkungan hidup agar mendapat keuntungan yang tak terkira dan kemudian dapat mengontrol dunia, dengan menggeser berfikir masyarakat dunia tentang Go Green, yang kini sebagai bisnis utamanya. (baca: Gila!! Global Warming Atau Pemanasan Global Ternyata Bohong!)
Maurice Strong juga seorang Bilderberger, bilyuner dan pengusaha multi bilyuner minyak dunia. Dia juga menjual-belikan surat izin karbon polusi ke semua perusahaan sedunia jika ada yang ingin tetap membuat polusi.
Ia juga terlibat skandal di PBB tentang penjualan minyak dunia lalu disubsidikan ke bahan makanan untuk negara yang sedang kelaparan, skandal ini dikenal dengan nama oil-for-food scandal.
Lalu diapun berhenti dari PBB dan kemudian pindah dan menetap di Beijing, Cina sejak tahun 2005 lalu. Sebenarnya, Maurice Strong adalah manusia tanpa negara, karena dia dapat pindah kemana saja dia mau.
Namun dia memilih ke Cina, karena disana industri dan pabrik paling banyak dan telah maju. Di Cina ternyata dia juga berinvestasi ke banyak industri termasuk sebagai pemodal merk mobil Cina, Chery, yang mempunyai market tak hanya di Cina tapi juga di benua Amerika. Mobil ini dapat bersaing dengan mobil lainnya karena harganya yang murah.
Ternyata, seorang yang dikenal sebagai aktifis lingkungan justru mambuat perusahaan mobil yang pasti mencemari lingkungan dan berdampak mengeluarkan polusi udara dan polusi suara.
Banyak Peserta Pertemuan Bilderberg yang Kemudian Mendapat Posisi Tinggi
Memangnya apa sih manfaat dan keuntungan bergabung dan bisa mengikuti
pertemuan Bilderberg? Salah satunya adalah mendapat kekuasaan yang
lebih besar dan posisi yang lebih tinggi. Setiap tahunnya, sejumlah
tokoh berpengaruh dunia diundang. Bahkan ada yang diundang secara khusus
karena memiliki pengetahuan atau punya keterlibatan langsung dengan
topik yang akan didiskusikan dalam agenda pertemuan. Presiden Bill Clinton [Image Source]Bill
Clinton, ia merupakan peserta yang bisa mengikuti pertemuan Bilderberg
karena undangan. Saat masih menjabat sebagai Gubernur Arkansas, ia
menghadiri pertemuan Bilderberg pada tahun 1991. Di pertemuan itu, David
Rockefeller memberitahu Bill Clinton bahwa Perjanjian Perdagangan Bebas
Amerika Utara (NAFTA (North America Free Trade Agreement))
adalah prioritas utama Bilderberg Group. Bill Clinton lalu ditawari
posisi menjadi presiden. Clinton bisa mendapat jabatan presiden bila
ikut membantu terlaksananya NAFTA. Ketika pada akhirnya Clinton berhasil
menjadi presiden, ia pun dikenal sebagai pemrakarsa NAFTA.
Rasanya selalu ada hal menarik yang dibahas jika membicarakan soal
kelompok rahasia seperti Bilderberg ini. Berbagai informasi dan
desas-desus soal kelompok elit rahasia dunia bertebaran di mana-mana.
Yang terpenting kita harus selalu melakukan klarifikasi dan pengecekan
ulang dari setiap info yang kita dapatkan.
Post a Comment